
Beberapa Hari Yang Lalu.
Ada Seorang Ibu Yang Dfatang Ke Tempat Saya.
Dan Ini Cukup Unik Ya.
Dia Tidak Menghubungi Saya Di Whatsapp
Luka Batin Keluarga – Kisah Nyata – Part 1.
Beberapa Hari Yang Lalu.
Ada Seorang Ibu Yang Datang Ke Tempat Saya.
Dan Ini Cukup Unik Ya.
Dia Tidak Menghubungi Saya Di Whatsapp Atau Dia Tidak Juga Men Dm Di Tiktok.
Dia Hanya Dengan Iman Percaya Saja.
Dia Doa Sama Tuhan-Tuhan.
Saya Mau Ketemu Si Cece.
Tolong Tuhan.
Tolong Tuhan Gitu.
Dan Dia Bilang Ke Saudaranya Dengan Sangat Pede.
Nih Hari Ini Saya Akan Ketemu Si Cece Katanya.
Kebetulan Dia Dari Rumah Sakit Yang Dekat Dengan Toko Saya.
Dan Dia Langsung Ke Toko Saya.
Biasanya Saya Ke Toko Itu Sekitar 2.00 3.00 Gitu Ya.
Karena Saya Juga.
Ada Pegawai.
Dan Saya Pikir Saya Mau Santai Lah Gitu.
Tapi Hari Itu Saya Sampai Ngomel-Ngomel Sama Suami Saya.
Kenapa Saya Pingin Sekali Cepat Sampai Ke Toko Hari Itu.
Dan Kami Antar Anak Sekolah Kami Ke Toko.
Ternyata Ibu Itu Sudah Nunggu Saya Baru Kurang Lebih 5 Menit.
Saya Percaya Nggak Ada Yang Namanya.
Kebetulan Tuhan Memang Sudah Atur Pertemuan Kami.
Dan Ibu Ini Di Toko Dari Jam 11 Sampai Jam 4 Sore.
Waktu Itu Beliau Nangis.
Nangisnya Itu Sampai Gemetar.
Sampai Asam Lambungnya Naik Sampai Hampir Pingsan.
Dan Saya Bantu Beliau Untuk Duduk Ke Sofa.
Karena Kalau Di Toko Saya Itu Ada Sofa.
Dan Ada Kursi Yang Tanpa Sandaran Itu Untuk Konsultasi Dengan Saya Di Meja.
Saya Boleh Bilang Kayak Di Meja Front Office-Nya Gitu Ya.
Tapi Sangking Dia Punya Trauma Itu Begitu Besar.
Luka Batin Yang Luar Biasa Besar.
Dia Sampai Gemetar.
Itu Adalah Reaksi Tubuh Ya.
Kalau Kita Menyimpan Trauma.
Luka Batin Beban.
Apapun Yang Melukai Hati Kita Yang Kesedihan Gitu Ya.
Akan Timbul Keluar Sebagai Nct.
Dan Waktu Itu.
Nct Dia Kumat Di Tubuh Saya-Saya Bantu.
Saya Kasih Minyak Hangat.
Saya Bantu Tenangkan Juga.
Dan Dia Doa Sebentar Sampai Dia Bisa Tenang Gitu.
Luka Batinnya.
Penyebabnya Apa.
Nggak Lain Dan Nggak Bukan Pernikahannya Suaminya.
Suami Ya Dari Awal Menikah Ini Seperti Ya.
Bisa Dibilang Nggak Cinta Gitu Ya.
Cenderung Kasar.
Egois Seenaknya.
Sama Anak-Anak Pun Kasar.
Tiap Hari Pahit Lidah.
Yang Diomong Tiap Hari.
Kalian Sampah.
Kalian Tidak Berguna.
Kalian Nggak Bisa Apa-Apa Tanpa Saya.
Perselingkuhan Juga Terjadi.
Kdrt Juga Terjadi.
Bisnis Dan Usaha Bangkrut.
Pokoknya Seperti Bertubi-Tubi Gitu Loh.
Anak-Anak Juga Sekarang Udah Nggak Bersama Dia.
Karena Anak Pertama Dan Anak Keduanya Kuliah Di Luar Negeri.
Mau Nggak Mau Ya Mencari Kehidupan Sendiri Karena Sudah Dewasa.
Usianya Mungkin Sudah Selesai Juga Gitu.
Hanya Tinggal Anaknya Yang Nomor Tiga.
Saya Sungguh Takjub Gitu Loh Ya.
Dia Bercerita Semuanya.
Dan Jujur Saya Takjub.
Ada Orang Yang Tahan.
40 Tahun Dalam Pernikahan Yang Begitu Menderitanya.
Dia Bertahan Dengan Alasan Untuk Anak.
Sempat 20 Tahun Yang Lalu Dia Mau Meninggalkan Suaminya.
Ketika Dia Baru Punya Dua Orang Anak.
Tapi Dia Berpikir Dia Nggak Mungkin.
Nanti Kalau Anaknya Kenapa Napa.
Bagaimana Akhirnya Dia Bertahan Lagi.
Sama Suaminya.
Dibuat Dia Ini Seperti Ya.
Orang Yang Dianggap Bodoh.
Nggak Mampu Apa-Apa.
Padahal Saya Bilang Gini.
Saya Manggil Dia Cici Karena Dia Orang Chinese.
Ya Walaupun Dia Sebenarnya Seusia Ibu Saya Gitu.
Ci Cici.
Ini Masakannya.
Enak Loh.
Cici Bisa.
Dengan Talenta Cici Itu Memasak Yang Tuhan Berikan.
Cici Bisa Cari Duit.
Padahal Saya Nggak Pernah Makan Masakannya.
Baca Juga :
Tag : #Energinegatif #Positiveenergy #Ketenangan #Melepaskanlukabatin #Auranegatif #Ketenanganjiwa #Aura #Ruqyah.
