Rumah Makan Pinggir Pantai – Kisah Nyata – Part 1 .

Kejadian Ini Sebenarnya Sekitar Setahun Yang Lalu.
Ketika Saya Dan Suami Saya Serta Partner Saya Berasal Dari Kalimantan Yang Mengajarkan Saya

Rumah Makan Pinggir Pantai – Kisah Nyata – Part 1

Kejadian Ini Sebenarnya Sekitar Setahun Yang Lalu.
Ketika Saya Dan Suami Saya Serta Partner Saya Berasal Dari Kalimantan Yang Mengajarkan Saya Membuat Racikan Garam Lukat Ini Pergi Ke Pabrik Kami.
.
Saya Punya Usaha Produk Herbal Juga Ya.
Dan Hari Itu Kami Produksi Kebetulannya.
Dan Sepulang Dari Produksi Seperti Biasa Kami Harus Makan Dong.
.
Cuman Karena Pabrik Kami.
Ini Terletak Di Salah Satu Daerah Di Bali Yang Agak Jauh Dari Kota Itu Agak Susah Cari Makannya Gitu Ya.
.
Dan Kebetulan Ada Beberapa Restoran Di Pinggir Pantai Di Dekat Situ.
Ada Juga Sih Restoran-Restoran Lain.
Dan Sebenarnya Nggak Terlalu Jauh Juga Dari Denpasar Gitu Ya.
.
Tapi Karena Kami Sudah Lapar Banget.
Akhirnya Saya Bilang, Gimana Kalau Kita Makan Di Restoran Pinggir Pantai.
.
Hari Itu Nggak Tahu Gimana.
Hati Saya Tuh Pingin Sekali Makan Di Restoran Pinggir Pantai Situ.
Padahal Saya Sendiri Juga Biasa Aja Sama Makanan Seafood-Seafood Khas Bali Yang Dibumbu Kuning Gitu Loh.
.
Dan Teman Saya Yang Orang Kalimantan Ini Menolak Keras Saat Itu.
Udahlah Jangan Makan Di Situ.
Kita Makan Di Kafe Yang Di Dekat Pantai Sana Aja Ada Yang Lagi Satu.
.
Terus Saya Bilang Nggak Ah Kafe Itu Udah Mahal Dan Rasanya Saya Kurang Suka.
Mendingan Kita Makan Yang Di Pantai.
Entah Gimana Pokoknya Saya Ngotot Banget Mau Makan Yang Di Pantai.
.
Sedangkan Suami Saya Tuh Ngikut Aja Lah Ya.
Sampai Akhirnya Teman Saya Tuh Bilang.
Ya Udahlah Ya Udah Kalau Kamu Emang Mau Makannya Di Pantai Gitu.
.
Dalam Perjalanan Kami Menuju Ke Pantai Itu.
Teman Saya Ini Bilang Kamu Tuh Emang Ya Katanya.
Saya Tuh Udah Nggak Mau Mati Matian.
.
Dia Bilang Kayak Gitu Sebenarnya Memang Ada Tugas Kita Untuk Makan Ke Pantai Itu Gitu.
Nyata Sampai Di Pantai Itu Kami Tuh Harus Makan.
Di Salah Satu Restoran Yang Sebenarnya Sepi Sekali.
Nggak Ada Manusia Yang Makan Di Sana Sama Sekali.
Padahal Di Sana Itu Ada Banyak Pilihan Restoran.
Dan Kami Selalu Pergi Ke Yang Paling Ujung, Paling Gede Dan Itu Paling Dekat Pantai.
.
Karena Apa, Dibanding Yang Lain Dia Itu Udah Paling Bersih.
Saya Ini Orang Yang Gelian Sebenarnya.
Tapi Hari Itu Tuhan Menyuruh Kami Untuk Makan Di Restoran Yang Kecil Ini.
Yang Sebenarnya Dari Luar Tuh, Udah Agak Jorok, Kusam, Dan Kelihatan Banget Berdebu Gitu Ya.
.
Ketika Masuk Ke Restoran Itu, Saya Bilang Ke Partner Saya Orang Kalimantan Ini.
Ini Ada Sesuatu Deh Gitu, Dan Partner Saya Tuh Cuman Diam Aja.
Karena Dia Sebenarnya Kan Jauh Lebih Sensitif Daripada Saya Ya.
Terus Dia Bilang Gini, Udah Tukeran Duduknya.
Jangan Kamu Menghadap Ke Dapur.
Biar Saya Menghadap Ke Dapur.
Dan Kamu Menghadap Ke Jalan Luar Gitu.

Baca Juga : Doa Untuk Melancarkan Rezeki.

Tag : #membersihkanauranegatif #rejeki #ruqyah #pembersihandiri #affirmasipositif #pembukapinturejeki #ibadah #DOA #ceritahorror #kisahmisteri #kisahhorror #gunaguna, 20240207

Leave a Comment